Customer Sercive : Telp. 08811812261   SMS. 085729259320   332403DB   085729259320
Pembayaran Pengiriman Tentang Kami Hubungi Kami     | Login
"Pengiriman Paket Setiap Hari"
Keranjang Belanja : Kosong

Bursabibit.com, Produsen/Distributor Bibit Jambu Air Citra Jumbo 40-60 CmJambu citra yang beredar dan banyak ditanam di Indonesia terdiri dari beberapa varian, mulai dari jambu citra biasa yang paling banyak ditemukan, varian "king citra", varian citra "thongsams

  Katalog Produk » Bibit Buah » Bibit Buah » Bibit Jambu Air Citra Jumbo 40-60 Cm

Kami mencari Produsen/Distributor untuk produk sejenis: Bibit Jambu Air Citra Jumbo 40-60 Cm di Bursabibit.com. Penawaran dapat dikirim ke email info@Bursabibit.com.
Kami tunggu penawaran dari Anda. Terimakasih :-)

Danang Ari (Cepu), said :

Wa\'alaikumsalan.. Oke..siap..terima kasih bapak.. Saya tunggu kirimannya.. [baca lainnya..]






Bibit Jambu Air Citra Jumbo 40-60 Cm


Bibit Jambu Air Citra Jumbo 40-60 Cm

Kode Produk : BBIT221

Harga : Rp. 80.000


Harga Promo : 72.000




Order via Telp/SMS/email




Khusus Produk Bibit Jambu Air Citra Jumbo 40-60 Cm , Untuk melakukan pembelian silakan hubungi kami :

SMS. 085729259320
Telp. 08811812261


*Call Center sangat senang apabila bisa membantu Anda :-)



Jambu citra yang beredar dan banyak ditanam di Indonesia terdiri dari beberapa varian, mulai dari jambu citra biasa yang paling banyak ditemukan, varian "king citra", varian citra "thongsamsie" asal Thailand, varian citra "tab thim chan", hingga varian "cita jumbo".

 

JAMBU AIR CITRA JUMBO

CIRI TANAMAN:

  • ukuran buahnya yang jumbo untuk sebuah jambu citra, jika citra biasa berisi 9 hingga 12 buah per kilogram
  • jambu citra jumbo hanya berisikan 3 hingga maksimum 4 buah saja untuk mencapai berat 1 kilograM
  • berat per buahnya berkisar antara 240 gram hingga 340 gram
  • Daging buahnya sangat tebal, tekstur daging buah sangat renyah dan dengan rasa manis mirip rasa buah "pear",
  • mayoritas dari buah yang dihasilkan, sama sekali tidak mengandung biji, alias "seedless", 

 CITRA

BUBIDAYA JAMBU AIR


Jambu air berasal dari daerah Indo Cina dan Indonesia, tersebar ke Malaysia dan pulau-pulau di Pasifik. Selama ini masih terkonsentrasi sebagai tanaman pekarangan untuk konsumsi keluarga. Buah Jambu air tidak hanya sekedar manis menyegarkan, tetapi memiliki keragaman dalam penampilan. Jambu air (Eugenia aquea Burm) dikategorikan salah satu jenis buah-buahan potensial yang belum banyak disentuh  pembudidayannya untuk tujuan komersial. Sifatnya yang mudah busuk menjadi masalah penting yang perlu dipecahkan. Buahnya dapat dikatakan tidak berkulit, sehingga rusak fisik sedikit saja pada buah akan mempercepat busuk buah.

JENIS TANAMAN
Sistematika tanaman jambu air adalah sebagai berikut:
Kingdom : Plantarum
Sub Kingdom : Kormophyta
Super Divisio : Kormophyta biji
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Angiospermae
Classis : Dycotyledoneae
Ordo : Myrtales
Familia : Myrtaceae
Genus : Syzygium
Species : Eugenia aquea
Selain itu juga terdapat 2 jenis jambu air yang banyak ditanam, tetapi keduanya tidak begitu menyolok perbedaannya. Ke dua jenis tersebut adalah Syzygium quaeum (jambu air kecil) dan Syzygium samarangense (jambu air besar). Varietas jambu air besar yakni: jambu Semarang, Madura, Lilin (super manis), Apel dan Cincalo (merah dan hijau/putih) dan Jenis-jenis jambu air lainnya adalah: Camplong (Bangkalan), Kancing, Mawar (jambu Keraton), Sukaluyu, Baron, Kaget, Rujak, Neem, Lonceng (super lebat), dan Manalagi (tanpa biji). Sedangkan varietas yang paling komersil adalah Cincalo dan Semarang, yang masing-masing terdiri dari 2 macam (merah dan putih).

SYARAT TUMBUH
1. Iklim
1) Angin sangat berperan dalam pembudidayaan jambu air. Angin berfungsi dalam membantu penyerbukan pada bunga.
2) Tanaman jambu air akan tumbuh baik di daerah yang curah hujannya rendah/kering sekitar 500–3.000 mm/tahun dan musim kemarau lebih dari 4 bulan. Dengan kondisi tersebut, maka jambu air akan memberikan kualitas buah yang baik dengan rasa lebih manis.
3) Cahaya matahari berpengaruh terhadap kualitas buah yang akan dihasilkan. Intensitas cahaya matahari yang ideal dalam pertumbuhan jambu air adalah 40–80 %.
4) Suhu yang cocok untuk pertumbuhan tanaman jambu air adalah 18-28 derajat C.
5) Kelembaban udara antara 50-80 %.

2. Media Tanam
1) Tanah yang cocok bagi tanaman jambu air adalah tanah subur, gembur, banyak mengandung bahan organik.
2) Derajat keasaman tanah (pH) yang cocok sebagai media tanam jambu air adalah 5,5–7,5.
3) Kedalaman kandungan air yang ideal untuk tempat budidaya jambu air adalah 0-50 cm; 50-150 cm dan 150-200 cm.
4) Tanaman jambu air sangat cocok tumbuh pada tanah datar.

3. Ketinggian Tempat
Tanaman jambu air mempunyai daya adaptasi yang cukup besar di lingkungan tropis dari dataran rendah sampai tinggi yang mencapai 1.000 m dpl.

BUDIDAYA
1. Pembibitan
1) Persyaratan Benih/Bibit
Biji berasal dari varietas unggul, berumur lebih dari 15 tahun, produktif dan produksi stabil. Biji berasal dari buah masak pohon, yang besarnya normal dan mulus. Biji dikeringanginkan selama 1-3 hari di tempat teduh. Biji-biji yang memenuhi syarat adalah berukuran relatif besar, ukuran seragam, bernas dan tidak cacat, dianjurkan dalam meggunakan bibit jambu air hasil cangkokan/okulasi. Selain lebih mudah dilakukan, cara ini lebih cepat
menghasilkan buah.

2) Persiapan Benih
a. Bibit Enten (Grafting)
Model sambungan yang terbaik adalah sambungan celah. Batang bawah berasal dari bibit hasil perbanyakan dengan biji yang berumur 10 tahun, sedangkan pucuk berasal dari pohon induk unggul. Setelah disambung bibit dipelihara selama 2-3 bulan
b. Bibit Cangkok
Cabang yang akan dicangkok berada pada tanaman yang unggul dan produktif. Cabang yang dipilih tidak telalu tua/muda, berwarna hijau keabuabuan/kecoklat-coklatan dengan diameter sedikitnya 1.5 cm. Setelah 2-2.5 bulan (sudah berakar), bibit segera dipotong dan ditanam dipolibag dengan media campuran : pupuk kandang 1 : 1. Bibit dipelihara selama 1 bulan.

3) Teknik Penyemaian Benih
Persemaian dapat dilakukan di dalam bedengan atau di polibag.
a) Bedengan
1. Olah tanah sedalam 30-40 cm dengan cangkul kemudian keringkan selama 15-30 hari.
2. Buat bedengan dengan lebar 100-120 cm, tinggi 30-40 cm, panjang sesuai lahan dan jarak antar bedengan 60 cm.
3. Campurkan 2 kg/m2 pupuk kandang dengan tanah bedengan.
4. Buat sungkup bedengan berbentuk setengah lingkaran dengan tinggi pusat lingkaran minimal 50 cm. Naungi sungkup dengan plastik bening.
b) Polybag
1. Lubangi dasar polybag diameter 10-15 cm.
2. Isi polibag dengan media berupa campuran tanah, pupuk kandang (2 : 1).
3. Simpan polybag di dalam sungkup.
4) Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Pemeliharaan pembibitan dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a) Penyiraman dilakukan 1-2 kali sehari, terutama jika kemarau.
b) Penyiangan dilakukan sesuai dengan pertumbuhan gulma.
c) Pemupukan setiap 3 bulan dengan urea, SP-36 dan KCl (2:1) sebanyak 50-100 gram/m2 atau 4 gram/polibag.
d) Penyemprotan pestisida dengan konsentrasi 30-50% dari dosis anjuran.
e) Membuka sungkup jika cuaca cerah secara berangsur-angsur agar tanaman dapat
beradaptasi dengan lingkungan kebun.
5) Pemindahan Bibit
Bibit di bedengan dipindahkan ke polybag setelah berumur 6 bulan. Pindah tanam ke lapangan dilakukan setelah bibit berumur 10-12 bulan di persemaian.

2. Pengolahan Media Tanam

  • Persiapan. Calon tempat tumbuh tanaman jambu air harus dibersihkan dahulu dari berbagai pengganggu seperti: rerumputan, semak/onak dan binatang. Lahan hanya diolah di lubang tanam dan dilaksanakan 15-30 m hari sebelum tanam. Jarak tanam jambu air adalah 8 x 8 m dengan lubang tanam berukuran 60 x 60 x 60 cm.
  • Pembukaan Lahan. Tanah yang akan dipergunakan untuk Tanaman jambu air dikerjakan semua secara bersama, tanaman pengganggu seperti semak-semak dan rerumputan dibuang, dan benda-benda keras disingkirkan kemudian tanah dibajak atau dicangkul sampai dalam, dengan mempertimbangkan bibit yang akan ditanam. Bila bibit berasal dari cangkokan pengolahan tanah tidak perlu terlalu dalam tetapi bila hasil okulasi perlu pengolahan yang cukup dalam. Kemudian dibuatkan saluran air selebar 1 m dan kedalam disesuaikan dengan  kedalaman air tanah, guna mengatasi sistem pembuangan air yang kurang lancar. Tanah yang kurus dan kurang humus/tanah cukup liat diberikan pupuk hijau yang dibuat dengan cara mengubur ranting-ranting dan dedaunan, dengan kondisi seperti ini dibiarkan selama kurang lebih 1 tahun kemudian dilanjutkan pembuatan bedengan sesuai dengan kebutuhan.
  • Pengapuran. Pengapuran tanah sebaiknya dilakukan 1 atau 2 bulan menjelang hujan.
  • Pemupukan. Sebelum penanaman kedalam lubang tanam perlu dimasukkan pupuk kandang sekitar 1 blek minyak tanah. Jika perlu ditambah 2 genggam pupuk NPK. Setelah itu perlu diberi pelindung


3. Teknik Penanaman
Penanaman jambu air dapat dilakukan di pot/di kebun, Jika yang digunakan adalah bibit cangkokan maka penanaman batang lebih dalam agar pohon bisa tumbuh secara kuat.
1) Penentuan Pola Tanam
Bibit jambu air dikebun dapat ditanam dengan pola tanam/jarak tanam 8 x 8 m.
2) Pembuatan Lubang Tanam
Lubang tanam sebaiknya dibuat pada akhir musim kemarau/menjelang musim hujan, agar pada saat mendekati musim hujan, tanaman sudah berdiri. Dengan demikian tanaman baru (pada musim hujan) tidak perlu disiram 2 kali sehari. Penyiapan lubang tanaman terdiri dari:
a) mula-mula tanah digali di tempat yang sudah ditentukan;
b) ukuran lubang ukuran lubang: panjang x lebar x dalam = 60 x 60 x 60 cm. atau panjang x lebar x dalam = 1 x 1 x 0,5 m.
3) Cara Penanaman
Bibit jambu air ditanam ke dalam lubang tanam berukuran 60 x 60 x 60 cm. Perlu memperhatikan kedalaman penanaman dan waktu penanaman sebaiknya dilaksanakan persis pada awal musim hujan dan pada sore hari.

4. Pemeliharaan Tanaman
1) Penjarangan dan Penyulaman
Penyulaman dilakukan sebelum tanaman berumur 1 bulan. Bibit yang tidak tumbuh diganti dengan bibit baru yang ditanam pada lubang tanam yang sama.
2) Penyiangan
Penyiangan dilakukan dengan maksud menyuburkan tanah, membuang rumput liar/tanaman liar (kalau ada) atau binatang yang mendekap diantara tanah. Dengan penyiangan dapat memeriksa keadaan lapisan tanah.
3) Pemupukan
Pemupukan jambu air dapat diberikan sebelum berbuah dan sesudah berbuah, sebaiknya setelah dilakukan penyiangan.
a) Tanaman belum berbuah
1. Pupuk kandang diberikan sekali gus pada awal musim hujan.
2. Pupuk urea diberikan 1/3 bersamaan dengan pupuk kandang.
3. 2 minggu setelah itu, sisa urea diberikan bersamaan dengan TSP dan KCl.
b) Tanaman sudah berbuah
1. Pupuk kandang diberikan sekaligus pada awal musim hujan.
2. Pupuk urea 2/3, TSP 1/2, KCl 1/3 diberikan pada saat tanaman belum berbunga (bersamaan dengan pemberian pupuk kandang dan saat hujan pertama mulai turun).
3. Sisa pupuk diberikan setelah buah membesar (umur buah sekitar 1-2 bulan sejak berbunga dan ukuran buah ± sebesar telur puyuh). Cara pemberian pupuk tersebut sebaiknya dibenam dalam Rorak (got) sedalam 20-30 cm mengelilingi tajuk pohon. Dosis pupuk bagi pohon jambu air umur = 15 tahun.
4. Pupuk kandang: maksimal 30 kaleng minyak tanah.
5. Pupuk Urea, pupuk TSP, pupuk KCl (masing-masing) : 2500 gram.Kenaikan takaran pupuk tersebut setiap tahun setelah jambu air berumur = 10 tahun ialah:
a) Pupuk kandang: 2 kaleng minyak tanah.
b) Pupuk Urea: 100 gram.
c) Pupuk TSP: 50 gram.
d) Pupuk KCl: 50-100 gram.
4) Pengairan dan Penyiraman
Tanaman jambu air yang hidup pada tanah dengan kedalaman air tanah 150-200 cm, pada musim kemarau sangat memerlukan penyiraman, agar tanah tetap lembab. Ketika masih muda, selama 2 minggu pertama tanaman muda perlu diairi 1-2 kali sehari. Jika sudah cukup besar dan perakarannya dalam, tanaman  disirami 10-12 kali
sebulan.
5) Waktu Penyemprotan Pestisida
Penyemprotan dilakukan secara teratur 1-2 kali seminggu. Awal penyemprotan dilakukan saat buah jambu air sebesar telur puyuh (umur ± 1-2 bulan sejak berbunga). Akhir penyemprotan dilakukan saat buah jambu air akan dipetik (sebulan sebelum dipetik dan warna buah sudah berubah) atau sampai gejala serangannya hilang. Ketika hendak melakukan penyemprotan pestisida, atau pupuk daun/hormon, kita harus memperhatikan cuaca waktu itu. Kalau langit mendung dan kemungkinannya akan turun hujan, sebaiknya penyemprotan ditunda dulu.
6) Pemeliharaan Lain
Pemangkasan dilakukan dengan tujuan untuk membentuk pohon, pemeliharaan dan peremajaan. Membentuk pohon: dilakukan setelah mencapai ketinggian 2 meter, dengan ketinggian 1,35-1,5 m dari permukaan tanah dan bagian yang dipangkas adalah cabang/tunas. Untuk pemeliharaan: dilakukan setiap saat kecuali ketika tanaman sedang berbunga, bagian yang ditanam adalah dahandahan yang tua, yang mati kering, luka serta tidak sempurna. Untuk peremajaan: memangkas seluruh bagian tanaman yang sudah kelewat tua, tidak berproduksi atau diserang hama.

HAMA DAN PENYAKIT
1. Hama

  • 1) Ulat kupu-kupu gajah. Ciri: panjang 12 cm, warna hijau muda kebiru-biruan, bertubuh gemuk dan lunak, tertutup lapisan lilin keputih-putihan. Telur-telurnya ditaruh di tepi daun, 2-3 butir bersama-sama, warna merah muda. Kepompong berada di antara beberapa daun atau di sebelah bawah daun. Ulat-ulat tersebut sangat rakus memakan daun. Pengendalian: dengan cara mengumpulkan telur, ulat, dan kepompong untuk dimusnahkan.
  • 2) Kutu perisai hijau. Ciri: panjang kutu 3-5 mm, warna hijau (kadang agak kemerahan). Melekat pada bagian-bagian pohon yang hijau dan di bagian bawah daun. Menyebabkan terjadinya cendawan hitam seperti jelaga. Pengendalian: cara alami dimakan oleh beberapa macam kepik (merah tua, panjang 5 mm dan biru panjang 6 mm) dan ulat (warna merah muda, panjang 13 mm). Kutu ini di musim penghujan bisa musnah oleh serangan beberapa macam cendawan.
  • 3) Keluang dan codot. Pengendalian: buah-buahan yang hampir tua dibungkus kantong kertas/kain-kain bekas.
  • 4) Pasilan atau benalu. Pengendalian: dibuang dan dibersihkan.
  • 5) Lalat buah (dacus pedestris). Buah dan daun yang terserang oleh ulat ini. Lalat ini meletakkan telurnya pada daging buah, sehingga setelah menetas larvanya memakan buah jambu air. Pengendalian: dengan insektisida Diazinon atau Bayrusil yang disemprotkan ke pohon, daun dan buah yang masih pentil dengan dosis sesuai anjuran.
  • 6) Penggerek batang. Pengendalian: dengan cara menyumbatkan kapas yang telah direndam insektisida Diazinon atau Bayrusil kedalam lubang batang yang digerek.
  • 7) Ulat penggulung/pemakan daun


2. Penyakit

  • 1) Gangguan pada akar. Pemupukan yang kurang hati-hati pada jambu air yang sedang berbuah dapat menyebabkan akar tanaman luka, maka bunga atau buah jambu air bisa rontok. Semua ini terjadi karena tanaman tidak mendapat suplai air dan zat makanan sebagaimana mestinya akibat rusaknya akar tersebut. Selain itu tanah yang berlebihan supali air juga dapat merontokkan bunga/buah, sebab sebab air yang menggenang membuat akar susah bernafas dan mengundang cendawan yang bisamembusukkan akar.
  • 2) Gangguan pada buah. Penyebab: ulat (lalat) buah dan sejenis cendawan yang mengakibatkan buah rontok, busuk. Serangga ini langsung menyerang buah dengan ciri noda berwarna kecoklatan atau kehitaman pada permukaan buah. Pengendalian: (1) cara membungkus buah sewaktu masih dipohon (2) dengan penyemprotan insektisida thioda (2-3 cc/liter air) dan fungisida dithane (3 cc/liter air)


PANEN

  • Ciri dan Umur Panen. Tanaman jambu air dapat berbuah setelah berumur 3-4 tahun, berbunga sebanyak 2 kali dalam setahun (Juli dan September) dan buahnya masak pada Agustus dan Nopember. Ciri-ciri buah yang dapat dipanen dinilai dari tingkat kematangan berdasarkan warna kulit buah, yaitu hijau muda, hijau tua, hijau sedikit merah hijaumerah dan merah hijau. Keadaan fisik buah juga menjadi kriteria dalam panen yaitu semakin terlihat matang buah yang nampak, maka semakin merah warna kulitnya dan makin besar pula ukuran fisiknya.
  • Cara Panen. Buah dipetik dari rangkaiaanya dengan hati hati jangan sampai rusak, apalagi jatuh.
  • Periode Panen. Masa berbuah jambu air bisa lebih dari 1 kali dalam setahun, tergantung pada keadaan lingkungan.
  • Prakiraan Produksi. Buah jambu air jenis merah–hijau dapat dipanen bila warna merah pada buah jambu lebih banyak dari pada warna hijaunya, Pada saat tersebut nisbah TPT/asam dan Vitamin C-nya masing-masing adalah 80,8 dan 48 kg/100 gram


eTrust System :
Bursabibit.com menggunakan eTrust System, yaitu sistem yang secara otomatis mengembalikan uang Anda apabila ada sisa dari ongkos kirim yang anda bayarkan. Sisa biaya kirim tersebut akan dimasukan dalam Saldo Deposit Anda (walaupun hanya Rp.1,-).


Bursabibit.com, Produsen/Distributor Bibit Jambu Air Citra Jumbo 40-60 Cm
Jambu citra yang beredar dan banyak ditanam di Indonesia terdiri dari beberapa varian, mulai dari jambu citra biasa yang paling banyak ditemukan, varian "king citra", varian citra "thongsams

Customer Reviews :
choirul : "Maaf apa kami bisa minta alamatnya,tempat bibit jambu citra tersebut, Terimakasih" (2013-11-23 14:01:29)
CS Bursabibit.com : "Salam Kak Choirul :) Untuk alamat kami berlokasi di Jln.Minggiran MJ II/1305 RT 64 RW 17, Yogyakarta. Selatan Masjid Al Falah. Terimakasih :)"
mada zaki : "Terima kasih informasi jambu citro .kalo di jombang jawa timur saya bisa beli bibt dimana?" (2014-02-23 14:23:01)
CS Bursabibit.com : "Di Jombang kami belum ada cabang Pak Mada, namun kami bisa kirimkan dari Jogja :)"
Regar : "Pak mohon informasi, cabang di Medan sudah ada pak? Tq." (2014-02-27 11:33:15)
CS Bursabibit.com : "Di Medan belum ada cabang Pak Regar"
Regar : "Pak, kami dari Pemko Tanjungpinang mau minta informasi tentang bibit jambu air citra. Spesifikasi yang bapak punya saat ini untuk jambu air citra apa saja ya pak? kami berencana mau membeli dengan jumlah yang cukup banyak yaitu sekitar 2500 batang dan stock yang ada berapa ya pak? Terima kasih, Regar." (2014-02-27 11:33:37)
CS Bursabibit.com : "Mohon maaf sekali Pak Regar untuk pengiriman ke Tanjung pinang kami belum bisa Pak."
nanang faridun : "Pak kalo untuk daerah banjarnegara sudah ada cabangnya belum" (2014-07-08 12:18:32)
CS Bursabibit.com : "Salam Hijau Bapak Nanang Faridun, terimakasih telah menghubungi. Untuk lokais Kami di Jogja Pak. Jika Bapak berkenan, Kami bisa melakukan pengiriman Bibit Jambu Air Citra 80-100 Cm ke Banjarnegara. Untuk info lebih lanjut bisa hubungi Customer Sercive : Telp. 08811812261 atau SMS. 085729259320 BB. 332403DB WA. 085729259320. Terimakasih :)"
  Nama
  Email
  Ketik




Informasi produk, perusahaan, dan kerjasama dengan Bursabibit.com, silakan hubungi :
SMS. 085729259320
Telp. 08811812261
Kata Pencarian Terahir untuk produk Bibit Jambu Air Citra Jumbo 40-60 Cm :


    Bursabibit.com, Produsen/Distributor Bibit Jambu Air Citra Jumbo 40-60 CmJambu citra yang beredar dan banyak ditanam di Indonesia terdiri dari beberapa varian, mulai dari jambu citra biasa yang paling banyak ditemukan, varian "king citra", varian citra "thongsams

    Harga Dijual Jual Online Beli Online Grosir Toko Murah Agen Produk Diskon Cari Stok Produsen Retail Eceran Reseller Termurah Iklan
    Layanan
    Tentang Kami
    Hubungi Kami
    Pembayaran
     

    Copyright @ Bursabibit.com



    Telp. 08811812261
    SMS. 085729259320

    Layanan Konsumen
    Senin - Jum'at : 8 pagi - 4 sore
    dan Sabtu : 8 pagi - 2 siang
    54.227.41.242